Surabaya - Perhatian pemerintah terhadap remaja terus ditingkatkan. Berbagai upaya untuk memberikan pemahaman dan pembinaan kepada remaja dilakukan diantaranya melalui wadah PIKR ( Pusat Informasi dan Konseling Remaja ). Melalui PIKR ini diharapkan kesadaran remaja akan meningkat terkait kesehatan reproduksi, pendidikan dan kemasyarakatan.
Untuk menunjang hal tersebut, Pemerintah melalui DP5A ( Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ) menyelenggarakan kegiatan Capacity Building bagi Kader PIKR. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 08 Desember 2018 tersebut menghadirkan para kader PIKR di Kampung KB seluruh Kota Surabaya.
Bertempat di Lt.4 Gedung Ex Siola Jl. Tunjungan, para kader PIKR ini diberikan bekal dan pembinaan terkait permasalahan remaja dan program kampung KB. Dr. Natsir yang menjadi salah satu narasumber menyampaikan bahwa usia paling baik bagi wanita untuk melahirkan adalah usia 21 hingga 31 tahun. Diatas atau dibawah rentang usia tersebut proses kehamilan atau melahirkan akan memiliki resiko masalah yang tinggi. Rentang usia 21- 31 thn dikatakan baik karena pada usia tersebut sel telur memiliki kualitas yang baik.
Untuk Menguatkan hal tersebut Mas Wahyu, panggilan akrab Wahyu Kurniawan menyampaikan bahwa tugas pendamping atau fasilitator hanyalah memfasilitasi dan mendampingi para remaja. Memberikan dukungan pembinaan dan pengetahuan yang menunjang, adapun keputusan dan perubahan adalah bergantung pada kemauan remaja itu sendiri.
Peran PIKR sebagai wadah komunikasi dan konseling bagi remaja menjadi sangat diperlukan untuk menunjang proses pendewasaan dan pemahaman yang baik bagi remaja. Para kader PIKR juga harus faham hubungan antara PIKR dan program kampung KB sehingga dapat bersinergi dalam proses dilapangan. Selain itu, Dra. Iffah Udiana, MM. juga menjelaskan terkait program keluarga, fungsi keluarga serta peran keluarga dalam proses pembinaan remaja.
Dari kegiatan ini diharapkan para kader PIKR di masing - masing wilayah program kampung KB dapat menjadi kader konselor bagi teman - teman reamaja. Membangun pola pikir yang konstruktif dan sehat dikalangan remaja sehingga kedepan remaja benar - benar dapat menjadi penerus perjuangan dan pembangunan wilayahnya. ( Cak Met )


Komentar
Posting Komentar