Pokja KB : Kunjungan Rumah Untuk Sosialisasi MOW dan MOP Kepada Pasangan Usia Subur



Kharisma - Dalam Rangka mensukseskan program kampung KB, Team Pokja Keluarga Berencana melaksanakan Kunjungan Rumah kepada Pasangan usia subur. Kunjungan ini dalam rangka penyuluhan dan pendataan warga yang menggunakan alat kontrasepsi di RT.4 dan RT.5 wilayah RW.VII Kelurahan Gununganyr Tambak Surabaya.

Pada kunjungan rumah tersebut para kader mengajak warga untuk berpindah metode kontrasepsi dengan menggunakan metode Kontap ( Kontrasepsi Mantap ), salah satu metode kontrasepsi jangka panjang dan permanen. Jenis Kontap yang disarankan adalah MOW ( Metode Operasi Wanita ) atau Tubektomi dan MOP ( Metode Operasi Pria ) atau Vasektomi.


Sebagaimana diketahui bahwa 2 jenis kontap ini bersifat permanen dan lebih ekonomis karena hanya membutuhkan satukali tindakan. Adapun beberapa hal yang perlu diketahui jika menggunakan kontap ini adalah :

Tubektomi (MOW)
Perjalanan sel telur terhambat karena saluran sel telur tertutup

Vasektomi (MOP)
Saluran benih tertutup, sehingga tidak dapat menyalurkan sperma
 
Keuntungan
Secara umum keuntungan kontap wanita dan pria dibandingkan dengan kontrasepsi lain adalah :
  • Lebih aman, karena keluhan lebih sedikit dibandingkan dengan cara kontrasepsi lain
  • Lebih praktis, karena hanya memerlukan satu kali tindakan saja
  • Lebih efektif, karena tingkat kegagalannya sangat kecil dan merupakan cara kontrasepsi
  • yang permanen
  • Lebih ekonomis, karena hanya memrlukan biaya untuk satu kali tindakan saja

Secara khusus keuntungan kontap wanita dan pria adalah :Tubektomi (MOW)
  • Sangat efektif dan “permanen”
  • Dapat mencegah kehamilan lebih dari 99%
  • Tidak ada efek samping dalam jangka panjang
  • Tidak mempengaruhi proses menyusui
  • Pembedahan sederhana, dapat dilakukan dengan anestesi lokal
  • Tidak menggangu hubungan seksual
 Vasektomi (MOP)
  • Sangat efektif dan “permanen”
  • Tidak ada efek samping dalam jangka panjang
  • Dapat mencegah kehamilan lebih dari 99%
  • Tidak menggangu hubungan seksual
  • Tindakan bedah yang aman dan sederhana

Syarat
  • Setiap peserta kontap harus memenuhi 3 syarat, yaitu:
    1.    Sukarela
    Setiap calon peserta kontap harus secara sukarela menerima pelayanan kontap; artinya sedcara sadar dan dengan kemauan sendiri memilih kontap sebagai cara kontrasepsi

    2.    Bahagia
    Setiap calon peserta kontap harus memenuhi syarat bahagia; artinya :
  • calon peserta tersebut dalam perkawinan yang sah dan harmonis dan  telah dianugerahi sekurang-kurangnya 2 orang anak yang sehat rohani dan jasmani
  • bila hanya mempunyai 2 orang anak, maka anak yang terkecil paling sedikitumur sekitar 2 tahun
  • umur isteri paling muda sekitar 25 tahun

3.    Kesehatan
Setiap calon peserta kontap harus memenuhi syarat kesehatan; artinya tidak ditemukan adanya hambatan atau kontraindikasi untuk menjalani kontap. Oleh karena itu setiap calon peserta harus diperiksa terlebih dahulu kesehatannya oleh dokter, sehingga diketahui apakah cukup sehat untuk dikontap atau tidak.
Selain itu juga setiap calon peserta kontap harus mengikuti konseling (bimbingan tatap muka) dan menandatangani formulir persetujuan tindakan medik (Informed Consent)
 
Yang Dapat Menjalani

Tubektomi (MOW)
  • Usia lebih dari 26 tahun
  • Sudah punya anak cukup (2 anak), ank terkecil harus berusia minimal 5 (lima) tahun
  • Yakin telah mempunyai keluarga yag sesuai dengan kehendaknya
  • Pada kehamilannya akan menimbulkan risiko kesehatan yang serius
  • Ibu pascapersalinan
  • Ibu pasca keguguran

Vasektomi (MOP)
Untuk laki-laki subur sudah punya anak cukup (2 anak) dan istri beresiko tinggi

 
Yang Sebaiknya Tidak Menjalani

Tubektomi (MOW)
  • Hamil (sudah terdeteksi atau dicurigai)
  • Menderita tekanan darh tinggi
  • Kencing manis (diabetes)
  • Penyakit jantung
  • Penyakit paru-paru
  • Perdarahan vaginal yang belum terjelaskan (hingga harus dievaluasi)
  • Infeksi sistemik atau pelvik yang akut (hingga masalah itu disembuhkan atau dikontrol)
  • Ibu yang tidak boleh menjalani pembedahan
  • Kurang pati mengenai keinginannya untuk fertilisasi di masa depan
  • Belum memberikan persetujuan tertulis
Vasektomi (MOP)
  • Infeksi kulit atu jamur di daerah kemaluan
  • Menderita kencing manis
  • Hidrokel atau varikokel yang besar
  • Hernia inguinalis
  • Anemia berat, ganguan pembekuan darah atau sedang menggunakan antikoagulansia
Sumber : http://posyandu.org/mow-dan-mop.html


Komentar